Selasa, 02 Agustus 2011

Obat Tradisional

Manfaat Jahe untuk Obat

Daerah
Nama

Daerah
Nama
Aceh
Halia

Kupang
Laiae
Nias
Lahia

Bima
Reja
Minangkabau
Sipodeh, Sipadeh

Sumba
Alia
Lampung
Jahi

Flores
Lea
Dayak
La, Hai

Minahasa
Alia, Jae, Goraka
Kutai
Sipados

Gorontalo
Melito
Sunda
Jahe

Sulawesi Utara
Leya, Ria, Lia, Luya
Jawa
Jae

Makasar
Laia
Madura
Jhai

Bugis
Pese
Bali
Lahya




Daging rimpang jahe berwarna kuning muda

Ciri-cirinya tumbuhan
Herba, tegak, tinggi sekitar 30-60 cm. Batang semu, beralur, berwarna hijau. Daun tunggal, berwarna hijau tua. Helai daun berbentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, dan pangkalnya tumpul. Panjang daun lebih kurang 20-40 cm dan lebarnya sekitar 2-4 cm. Bunga majemuk berbentuk bulir, tangkai perbungaan panjangnya lebih kurang 25 cm, berwarna hijau merah. Kelopak berbentuk tabung, bergigi tiga. Mahkota bungaberbentuk corong panjangnya. 2 - 2,5 cm, berwarna ungu. Buah kotak berbentuk bulat sampai bulat panjang, berwarna coklat. Biji bulat berwarna hitam.

Akar serabut, berwarna putih kotor.
Rimpangnya bercabang-cabang, tebal dan agak melebar (tidak silindris), berwarna kuning pucat. Bagian dalam rimpang berserat agak kasar, berwarna kuning muda dengan ujung merah muda. Rimpang berbau khas, dan rasanya pedas menyegarkan.
Berdasarkan ukuran dan warna rimpangnya dikenal, paling tidak, 3 varitas jahe, yaitu jahe besar (disebut juga jahe gajah atau jahe badak), jahe kecil (atau jahe emprit), dan jahe merah (atau jahe sunti).`Diantara ketiga varitas tersebut yang banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional adalah jahe merah, terutama bila yang diperlukan adalah khasiat minyak atsirinya. Dalam pengobatan sehari-hari, yang lebih sering digunakan adalah jahe kecil sebab lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan jahe merah. Jahe besar dianggap kurang berkhasiat sebagai obat, oleh sebab itu lebih banyak digunakan sebagai bumbu masak.
Kandungan minyak atsiri jahe besar relatif lebih rendah daripada yang terdapat dalam jahe merah dan jahe kecil.

Habitat dan persebaran
Jahe mudah tumbuh di tempat yang terbuka sampai ditempat yang agak ternaung, di tanah padat, kering ataupun gembur, di kebun dan di pekarangan. Dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian lebih dari 900 meter di atas permukaan laut. Di jumpai di negara-negara tropis dan subtropis, antara lain di India, Malaya, Cina, di negara negara Mediteranian dan Afrika.

Bagian tumbuhan yang digunakan
Rimpang

Kandungan kimia
Rimpang jahe mengandung minyak atsiri yang terdiri dari senyawa-senyawa seskuiterpen, zingiberen, zingeron, oleoresin, kamfena, limonen, borneol, sineol, sitral, zingiberal, felandren. Disamping itu terdapat juga pati, damar, asam-asam organik seperti asam malat dan asam oksalat, Vitamin A, B, dan C, serta senyawa senyawa flavonoid dan polifenol.

Penggunaan tradisional
Rimpang jahe memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk obat sakit kepala, masuk angin, untuk memperkuat lambung (sebagai stomachikum), dan menambah nafsu makan (stimulansia). Juga digunakan untuk mengobati rematik, kolera, difteria, neuropati, sebagai penawar racun ular, dan sebagai obat luar untuk mengobati keseleo, bengkak dan memar.

TANAMAN OBAT TRADISIONAL

JAMBU BIJI (Psidium guajava L.)


Tanaman ini termasuk familia Myrtaceae. Tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi 1.200 meter di atas permukaan laut; di tanah gembur sampai tanah liat, terlebih lagi di daerah yang terbuka dan banyak air.

Jambu biji dapat dikembangbiakkan melalui biji, okulasi atau tunas yang sudah berakar.

Daun jambu biji mengandung tanin, eugenol (minyak asiri), minyak lemak, damar, zat samak, triterpinoid, asam apfel. Sedangkan buahnya mengandung asam amino (triptofan, lisin), kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1, dan C.
Nama lainnya : glima breueh, glimeu beru, galiman, masiambu, biawas, jambu biawas, jambu batu (Sumatera); jambu klutuk, jambu krutuk, jhambu bhender, bayawas, tetokal, tokal (Jawa); jambu klutuk (Sunda); kojabas (Nusa Tenggara); kayawese (Maluku); fan shi liu gan (Cina).

Kegunaan :
Diare. a> Daun jambu biji 30 gr ditambah dengan segenggam tepung beras dan air 1-2 gelas, lalu direbus. Larutan diminum 2 kali sehari. b> 3 lembar daun jambu biji muda yang segar dikunyah dengan sedikit garam lalu ditelan, lakukan sehari 2 kali.
c> 6 lembar daun jambu biji dicuci bersih lalu ditumbuk sambil diberi 1 cangkir air matang, peras, minum airnya. Cukup untuk diminum 2 kali sehari. (4)

Sakit maag. 8 helai daun jambu biji dicuci, rebus dengan 1,5 liter air. Gunakan untuk minum 3 kali sehari. (4)

Luka. 3 pucuk daun jambu biji dicuci, kunyah sampai lumat. Tempelkan pada luka. Kandungan astringent dapat menghentikan perdarahan. (4)

Sariawan. Segenggam daun jambu biji dan 1 jari kulit batang daun jambu biji dicuci, rebus dengan seliter air, saring. Dinginkan, lalu minum sekaligus. (4)

Keputihan. 2 genggam daun jambu biji yang muda dan 7 helai daun sirih dicuci, rebus dengan segelas air, saring. Tunggu agak dingin lalu minum. Cukup untuk diminum 2 kali sehari. (4)

Perut kembung pada anak. 3 helai daun jambu biji, 2 cm kulit batang pulasari, 5 butir adas direbus dengan 1,5 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Minum 3 kali sehari. Anak di bawah 3 tahun sesendok makan, di atas 3 tahun 2 sendok makan. (4)

Sakit kulit. Segenggam daun jambu biji muda, 7 kuntum bunga jambu biji dicuci, lumatkan sampai halus. GOsokkan pada kulit yang sakit. (4)

Diabetes. Sebuah jambu biji yang setengah masak dicuci, belah-belah, rebus dengan 1 liter air. Gunakan untuk minum 2 kali sehari. (4)

Beser (sering buang air kecil). 3 pucuk daun jambu biji dicuci, lalap dengan sedikit garam dan merica, makan setiap siang dan malam selama 2 hari. (4)

Sariawan. Rebus 1 genggam daun jambu biji segar ditambah 1 jari kulit batangnya dengan 1 liter air, saring, minum 2 kali sehari.

Luka berdarah atau borok di sekitar tulang. Lumatkan daun jambu biji segar, tempelkan di tempat yang sakit. Lakukan beberapa kali sehari.

Kencing manis. Satu buah jambu biji yang masih mengkal dan dipotong-potong, rebus dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Ambeien. Daun jambu biji muda atau pucuknya, sebuah pisang batu; keduanya dicuci, lalu ditumbuk. Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar sembuh.

Kembung pada anak-anak. Tiga lembar daun jambu biji yang masih muda dan segar, rebus dengan 2 cangkir air bersama 1/2 jari kuluit batang pulosari dan 5 butir adas, sampai airnya tinggal 1 cangkir, saring, lalu diminum. Untuk anak berumur 3 tahun dapat diberi 3 kali sehari sebanyak 2 sendok makan, sedangkan yang lebih tua diberi 1 cangkir sehari.